Category Archives: Kamera

5 Tips Mengatasi Flare Pada Foto

5 Tips Mengatasi Flare Pada Foto

5 Tips Mengatasi Flare Pada Foto – Cahaya matahari yang menyilaukan bisa jadi menjadi salah satu musuh Anda dalam melakukan aktivitas fotografi. Sama seperti mata Anda yang akan mengalami silau ketika melihat objek dengan terik matahari yang cukup kuat, begitu pula yang dialami oleh lensa. Pada saat Anda melakukan aktivitas fotografi pada pagi hari dengan sinar matahari yang berasal dari arah depan atau samping Anda, ada beberapa kasus foto yang Anda hasilkan terdapat flare atau pijar lensa. Flare ini biasa berbentuk kabut yang akan sangat mengurangi keindahan hasil foto yang Anda potret. Dengan mencoba beberapa tips mengurangi flare pada foto yang akan dibahas pada artikel ini, maka Anda bisa mencegah timbulnya flare pada foto yang Anda hasilkan.

5 Tips Mengatasi Flare Pada Foto

Efek flare pada foto akan semakin parah jika Anda menggunakan lensa dengan kualitas rendah dan lensa dalam keadaan kotor. Flare pada foto akan mengurangi intensitas warna pada foto dan juga menghilangkan detail. Anda bisa mempraktikkan beberapa tips mengurangi flare pada foto sehingga Anda bisa leluasa melakukan aktivitas fotografi tanpa harus terganggu dengan terik sinar matahri yang menyengat.

Dengan mengetahui beberapa tips mengurangi flare pada foto dan juga mempraktikkannya, maka foto yang akan Anda hasilkan akan bersih dari flare atau pijar sinar. Jika Anda menggunakan lensa dengan kualitas baik maka tentunya efek flare akan sangat minim. Namun jika Anda menggunakan lensa dengan kualitas rendah  dan dalam kondisi kotor, efek flare pada foto yang dihasilkan akan sangat terasa. Debu pada lensa akan semakin memperparah efek flare atau sinar pijar yang muncul pada foto yang Anda hasilkan. Jika Anda ingin mengatasi efek flare pada foto, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda gunakan

  • Menjaga kebersihan lensa
  • Menggunakan lensa hood untuk melindungi lensa dari flare
  • Jangan menggunakan filter dengan kualitas rendah
  • Menghindari memotret pada arah sinar matahari
  • Menggunakan lensa kualitas terbaik yang Anda punya
Category: Kamera

6 Aturan Setting Kamera Yang Harus Diperiksa Sebelum Mulai Memotret

6 Aturan Setting Kamera Yang Harus Diperiksa Sebelum Mulai Memotret

6 Aturan Setting Kamera Yang Harus Diperiksa Sebelum Mulai Memotret – Sebelum Anda akan memotret sebuah objek foto tentunya akan ada beberapa aturan setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret objek yang Anda inginkan. Setting sebuah kamera merupakan satu hal yang harus Anda lakukan agar Anda juga bisa mendapatkan hasil objek foto yang lebih maksimal nantinya. ketika Anda sudah melakukan sebuah sesi foto dan lupa atau belum melakukan setting kamera akan ada banyak kesulitan yang mungkin nantinya bisa Anda dapatkan. Dengan tidak melakukan setting kamera nantinya Anda tidak hanya akan mengalami kendala saat sedang mengambil foto saja. Namun, juga akan ada banyak masalah dan kesulitan pada tahap editing foto yang telah Anda ambil.

6 Aturan Setting Kamera Yang Harus Diperiksa Sebelum Mulai Memotret

Berikut ini ada 6 aturan setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret sebuah objek foto, diantaranya adalah sebagai berikut ini :

  1. Aturan setting kamera yang pertama yang harus Anda lakukan adalah memeriksa memori kamera. Pastikan kalau memori yang Anda punya tersebut cukup untuk Anda gunakan dalam pengambilan foto. Kalau Anda sampai lupa mengecek memori dan ternyata kondisi memori sudah penuh, maka Anda tidak akan bisa menyimpan foto yang telah Anda ambil.
  2. Format gambar. Aturan setting kamera yang kedua adalah format gambar. Ada banyak pilihan format yang bisa Anda pilih. Sesuaikan lebih dulu dengan format yang Anda inginkan.
  3. Mode Exposure. Tentukan mode yang akan Anda gunakan sebelum Anda akan memotret. Ada pilihan mode manual, aperture priority, shutter priority, mode program, dan mode bawaan kamera.
  4. Pastikan kalau aturan setting kamera yang satu ini sudah Anda setting di awal, karena akan mempengaruhi pencahayaan foto.
  5. White Balance. Karena cuaca yang selalu berubah, maka setting kamera yang satu ini juga tidak boleh terlewatkan.
  6. Fitur Lensa. Silahkan setting kamera fitur dengan pilihan AF atau IS.

Dengan Anda sudah melakukan setting kamera yang harus diperiksa sebelum mulai memotret tentunya akan memudahkan Anda dalam mengambil foto. Nantinya juga akan memberikan hasil foto yang sama seperti yang Anda inginkan.

Category: Kamera

Tips Dalam Menggunakan Teknik Light Painting Pada Fotografi

Tips Dalam Menggunakan Teknik Light Painting Pada Fotografi

Tips Dalam Menggunakan Teknik Light Painting Pada Fotografi – Menggunakan teknik light painting pada fotografi atau biasanya banyak disebut dengan teknik melukis menggunakan cahaya saat ini mulai banyak digunakan baik itu oleh para penggemar fotografi ataupun yang sudah profesional. Untuk teknik light painting kebanyakan memang digunakan untuk merangkai cahaya sehingga akan menghasilkan hasil fotografi yang berbeda satu sama lainnya. Sebelum Anda nantinya akan menggunakan teknik light painting, maka Anda juga harus paham berkaitan dengan apa itu teknik light painting lebih dulu. Seperti yang telah dijelaskan di awal, untuk teknik light painting memang digunakan untuk menambahkan cahaya pada sebuah foto sehingga foto yang akan menggunakan teknik light painting ini terkesan lebih hidup dan lebih terang. Penggunaan teknik light painting intinya adalah untuk menambahkan cahaya yang akan menjadi kreatifitas dari orang yang menggunakan teknik light painting itu sendiri.

Tips Dalam Menggunakan Teknik Light Painting Pada Fotografi

Ketika Anda akan menggunakan teknik light painting pada fotografi yang terpernting dan harus Anda miliki adalah kreatifitas dalam membentuk dan mengkombinasikan warna yang ada di dalam foto yang telah Anda punya. Dengan penggunaan dari teknik light painting nantinya memang mengharuskan Anda untuk lebih kreatif dalam mengkombinasikan banyak warna pada sebuah foto. Untuk bisa menggunakan teknik light painting, tentunya akan ada beberapa alat yang harus Anda gunakan. Berikut ini beberapa peralatan untuk bisa menggunakan teknik light painting, diantaranya :

  1. Kamera yang sudah mempunyai mode bulb.
  2. Tripod.
  3. Cahaya.
  4. Remote.
  5. Dan yang terpenting adalah imajinasi liar Anda.

Kalau Anda sudah mempunyai alat untuk melakukan teknik light painting pada fotografi, maka Anda bisa menggunakan teknik ini dengan cara sebagai berikut ini :

  1. Untuk melakukan teknik light painting, Anda harus menentukan lebih dulu objek yang akan Anda gunakan dalam teknik yang satu ini.
  2. Untuk percobaan awal dari penggunaan teknik light painting Anda bisa menggunakan apperture pada angka F/4 dan seterusnya.
  3. Setting sutter untuk kecepatan lambat dan ISO 100.
  4. Setelah semua setting selesai, maka Anda sudah bisa melakukan imajinasi warna dengan teknik light painting.
  5. Jangan ragu untuk melakukan beberapa eksperimen warna dengan teknik light painting.
Category: Kamera

Teknik Mudah Membuat Foto Levitasi

Teknik Mudah Membuat Foto Levitasi

Teknik Mudah Membuat Foto Levitasi – Pastinya jenis foto yang satu ini sudah tidak asing bagi Anda pecinta fotografi yang sering memotret subjek atau objek dengan cerita yang unik. Foto levitasi merupakan foto yang subjek atau objeknya tampak melayang atau mengambang. Tentunya foto jenis ini bisa dengan mudah Anda buat dengan melakukan editing menggunakan program seperti photoshop. Namun jika Anda ingin membuat foto levitasi yang unik dan alami Anda bisa melakukannya dengan cara melakukan pengaturan pada shutter speed kamera Anda. Banyak sekali fotografer profesional yang sudah menghasilkan karya foto levitasi yang bernilai seni tinggi. Cara memotret levitasi bisa dengan mudah Anda lakukan jika Anda sudah punya ide atau cerita dan juga melakukan beberapa pengaturan pada kamera DSLR Anda.

Teknik Mudah Membuat Foto Levitasi

Beberapa cara memotret levitasi yang bisa Anda praktikkan adalah dengan melakukan setting shutter speed pada kecepatan tinggi dan pastikan fokus pada objek atau subjek yang akan dipotret. Dengan shutter speed yang tinggi pastinya cahaya yang akan masuk ke kamera sangat renada, jadi lokasi pemotretan harus mempunyai cahaya yang cukup agar hasil foto tidak gelap. Membuat foto levitasi harus ada cerita yang melatarbelakangi pembuatan sebuah foto sehingga akan menghasilkan foto levitasi yang bercerita. Pemilihan background pun tak kalah pentingnya untuk menghasilkan foto levitasi yang bagus dan spektakuler.

Jika Anda ingin mendapatkan inspirasi foto levitasi yang keren dan bagus, Anda bisa searching di internet. Banyak fotografer yang mengupload karya foto levitasi mereka di blog disertai dengan tips dan cara memotret levitasi yang baik dan benar. Andapun bisa mempraktikkannya untuk dapat menghasilkan foto levitasi yang bagus. Anda bisa mencobanya dari objek yang sederhana atau dari kondisi keseharian Anda. teknik yang bagus disertai dengan cerita yang bagus akan menghasilkan sebuah foto levitasi yang keren. Andapun juga harus memperhatikan komposisi foto levitasi agar enak dipandang. Dengan berlatih dan belajar akan mengasah kemampuan Anda dalam menciptakan beberapa model foto levitasi yang bagus.

Category: Kamera

Beberapa Tips Meningkatkan Kecepatan Autofokus Di Kondisi Low Light

Beberapa Tips Meningkatkan Kecepatan Autofokus Di Kondisi Low Light

Beberapa Tips Meningkatkan Kecepatan Autofokus Di Kondisi Low Light – Fotografi adalah salah satu seni yang berkaitan dengan cahaya, jadi tanpa ada cahaya yang cukup maka hasil foto yang dihasilkan tidak akan maksimal. Salah satunya adalah ketika Anda memotret dalam keadaan minim cahaya. Pastinya akan ada banyak kendala yang Anda temui salah satunya adalah sulitnya mengunci fokus pada saat Anda menggunakan mode autofokus. Jika fokus tidak bisa dikunci maka Anda tidak bisa menjepret foto. Solusinya tentunya Anda terpaksa menggunakan mode manual fokus untuk bisa mengunci fokus pada objek. Namun Anda juga bisa menggunakan beberapa tips meningkatkan kecepatan autofokus di kondisi low light.  Menggunakan tips ini Anda tetap bisa menggunakan mode autofokus untuk mengunci fokus pada objek.

Beberapa Tips Meningkatkan Kecepatan Autofokus Di Kondisi Low Light

Salah satu tips meningkatkan kecepatan autofokus di kondisi low light adalah selalu gunakan titik fokus ditengah. Titik fokus ditengah menggunakan jenis sensor cross type yang bekerja lebih cepat dan akurat bila dibandingkan dengan titik fokus di lokasi lain. Untuk bisa mempercepat kerja autofokus Anda juga bisa menggunakan bantuan fitur AF assist yang ada pada kamera DSLR Anda. Jika kondisi lokasi Anda memotret sangat minim cahaya, Anda bisa menggunakan lighting tambahan agar mendapatkan cahaya yang cukup sehingga kerja autofokus bisa kembali normal dan Anda bisa menghasilkan foto yang cukup cahayanya.

Banyak lagi tips meningkatkan kecepatan autofokus di kondisi low light yang bisa Anda gunakan diantaranya seperti mencari benda dengan kontras yang cukup agar bisa memancing munculnya titik fokus, gunakan mode live view, gunakan tripod, dan gunakan flash sebagai sumber cahaya tambahan. Jika tips yang disebutkan di atas gagal, maka mau tidak mau Anda harus menggunakan mode manual fokus. Untuk dapat mengunci fokus pada objek, Anda bisa memutar ring fokus pada lensa sampai Anda menemukan fokus yang pas. Kondisi minim cahaya memang menjadi kendala bagi aktivitas fotografi, namun hal ini bukanlah masalah besar jika Anda bisa mensiasati dengan cara melakukan pengaturan pada kamera agar foto yang dihasilkan terang dan tidak gelap.

Category: Kamera

Teknik Membekukan Gerakan dengan Shutter Priority

Teknik Membekukan Gerakan Dengan Shutter Priority

Teknik Membekukan Gerakan dengan Shutter Priority – Salah satu teknik yang bisa Anda gunakan untuk memotret objek yang sedang bergerak adalah dengan menggunakan mode shutter priority. Anda bisa membekukan gerakan objek dengan cara menambah atau mengurangi shutter speed. Besarnya shutter speed yang digunakan untuk membekukan gerakan objek tidak bisa dipastikan, sangat bergantung pada momen dan juga kecepatan objek. Teknik  membekukan gerakan dengan shutter priority biasa dilakukan untuk sport photography. Gerakan objek yang sangat cepat bisa Anda tangkap dengan melakukan pengaturan pada shutter speed. Semakin cepat gerakan objek yang akan Anda potret, maka semakin cepat shutter speed yang dibutuhkan. Anda bisa melakukan setting kamera pada mode shutter priority, auto ISO, dan fokus pada posisi continous.

Teknik Membekukan Gerakan Dengan Shutter Priority

Salah satu kondisi pemotretan yang memerlukan teknik membekukan gerakan dengan shutter priority adalah ketika Anda memotret orang yang sedang jogging. Dengan shutter speed 1/400 detik sudah cukup untuk membekukan gerakan orang yang jogging. Karena gerakan jogging tidak begitu cepat, maka shutter speed yang dibutuhkan juga tidak terlalu tinggi. Lain hanlnya jika Anda memotret gerakan burung yang terbang, Anda membutuhkan shutter speed sebesar 1/800 detik pada posisi Anda sedang diam dan burung terbang tidak begitu cepat. Jika Anda memotret orang yang berlari, pastinya shutter speed yang dibutuhkan sangat tinggi berkisar 1/5000 detik. Membekukan gerakan objek bukanlah hal yang susah jika Anda mengetahui tekniknya dan juga pengaturan menu pada kamera yang pas.

Teknik membekukan gerakan dengan shutter priority sangat dipengaruhi oleh beberapa hal. Diantaranya seperti kecepatan objek yang akan kita potret, semakin cepat gerakan objek maka semakin cepat pula shutter speed yang dibutuhkan. Jika Anda memotret objek dalam keadaan bergerak mendekati objek maka shutter speed yang dibutuhkan juga semakin cepat. Jarak antara Anda dengan objek pun sangat mempengaruhi shutter speed yang dibutuhkan. Jika jarak antara Anda dengan objek sangat dekat, maka shutter speed yang dibutuhkan untuk membekukan objek juga semakin tinggi.

Category: Kamera

Cara Yang Benar Memencet Tombol Shutter Pada Kamera DSLR

Cara Yang Benar Memencet Tombol Shutter Pada Kamera DSLR

Cara Yang Benar Memencet Tombol Shutter Pada Kamera DSLR – Mengambil gambar menggunakan kamera digital dan DSLR sangat berbeda dengan mengambil gambar menggunakan kamera handphone. Jika Anda masih pemula dalam menggunakan kamera DSLR, maka Anda harus mengetahui cara memencet tombol shutter yang benar agar foto yang Anda hasilkan bisa fokus dan tidak blur. Tombol shutter adalah tombol yang dipencet pada saat Anda mengambil gambar menggunakan kamera. Dengan memencet tombol ini maka secara otomatis kamera akan menangkap gambar objek yang akan Anda potret. Memencet tombol shutter tidak bisa sembarangan, Anda harus menggunakan cara yang benar agar foto yang dihasilkan bagus dan fokus pada objek.

Cara Yang Benar Memencet Tombol Shutter Pada Kamera DSLR

Berikut ini akan dijelaskan cara memencet tombol shutter pada kamera DSLR dengan mode auto fokus. Menggunakan mode auto fokus Anda harus pastikan posisi tombol pada lensa kamera Anda berada pada posisi auto fokus. Arahkan kamera pada objek yang akan Anda potret lalu tekan separuh tombol shutter dan tahan pada posisi tersebut. Fokus secara otomatis akan mengunci objek dengan ditandai oleh kedipan warna merah pada objek dan juga bunyi beep. Setelah itu tekan penuh tombol shutter dan kamera akan secara otomatis akan menangkap gambar objek tersebut. Lihat hasil foto Anda jika hasilnya masih kurang fokus, Anda bisa mengulangi lagi sampai mendapatkan hasil foto yang bagus dan fokus.

Selain menggunakan mode auto fokus, Anda juga bisa menggunakan mode manual fokus pada lensa kamera Anda, caranya hampir sama dengan menggunakan mode auto fokus. Cara memencet tombol shutter pada kamera DSLR dengan mode manual fokus, Anda harus pastikan posisi tombol pada lensa kamera Anda berada pada posisi manual fokus. Arahkan kamera pada objek yang akan Anda potret lalu tekan separuh tombol shutter dan tahan pada posisi tersebut. Karena menggunkan mode manual fokus maka dalam mengunci objek dengan cara manual memutar ring fokus pada lensa kamera. Jika fokus sudah terkunci tekan penuh tombol shutter dan kamera akan secara otomatis akan menangkap gambar objek tersebut.

Category: Kamera

Tips Memilih Lensa Makro Berkualitas Dan Murah Meriah

Tips Memilih Lensa Makro Berkualitas Dan Murah Meriah

Tips Memilih Lensa Makro Berkualitas Dan Murah Meriah – Bagi pecinta fotografi yang menyukai foto close up dan lebih detail pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah fotografi makro. Jenis fotografi ini menggunakan jenis lensa yang dapat memotret objek lebih dekat sehingga bisa mendapatkan detail objek tersebut. Untuk memotret objek secara makro, Anda memerlukan lensa makro. Setiap pabrikan kamera DSLR seperti  Canon dan Nikon telah mengeluarkan jenis lensa makro dengan panjang focal yang bervariasi. Membeli lensa makro pastinya akan sangat menguras budget Anda, semakin tele lensa tersebut maka semakin mahal harganya. Anda bisa membeli lensa makro murah dari pabrikan third party seperti Thamron. Lensa jenis ini memiliki harga yang jauh lebih murah bila dibandingkan dengan lensa makro dari pabrikan kamera asalnya.

Tips Memilih Lensa Makro Berkualitas Dan Murah Meriah

Dalam hal membeli lensa makro murah namun berkualitas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Belilah lensa makro sesuai dengan kebutuhan Anda agar bisa Anda gunakan untuk aktivitas fotografi Anda. beberapa hal yang perlu Anda perhatikan diantaranya seperti berapa perbesarannya, lensa fullframe atau tidak, jarak fokal lensanya, kecepatan auto fokus, peredam getar, besarnya bukaan maksimal, dan lain-lain. Dengan mempertimbangkan aspek tersebut maka akan memudahkan Anda mendapatkan lensa makro dengan harga yang murah namun berkualitas. Membeli lensa third party Anda juga harus mempertimbangkan merk kamera DSLR Anda. belilah lensa makro dari pabrikan third party yang bisa dipakai untuk merk kamera DSLR Anda.

Salah satu merk lensa makro murah yang ada dipasaran adalah Lensa Tamron 90mm f/2.8. Salah satu kelebihan lensa makro ini adalah foto yang dihasilkan sangat tajam sehingga Anda bisa mendapatkan detail objek dengan jelas. Apalagi dengan rasio maksimal 1:1 dipastikan Anda bisa memotret objek sejenis serangga dengan jarak yang sangat dekat dan hasil sangat detail. Menggunakan lensa makro merk Tamron Anda bisa mendapatkan foto makro dengan kualitas tak kalah bagusnya dengan menggunakan lensa buatan pabrikan lensa yang besar. Anda bisa membeli lensa Tamron 90mm f/2.8 dengan kisaran harga 3,7 jutaan.

Category: Kamera

Tips Dan Cara Menghindari Munculnya Moire Pattern Di foto

Tips Dan Cara Menghindari Munculnya Moire Pattern Di Foto

Tips Dan Cara Menghindari Munculnya Moire Pattern Di foto – Mata manusia merupakan salah satu lensa yang sempurna yang bisa melihat apapun secara detail dan akurat. Berbeda halnya dengan lensa dan kamera yang Anda pakai untuk menangkap momen. Secanggih apapun teknologi yang digunakan pasti masih terdapat kelemahannya. Salah satu dari kelemahan kamera dalam menangkap foto objek adalah munculnya efek moire pattern. Efek ini biasa muncul ketika Anda memotret objek dengan pola yang rapat dan berulang seperti garis dan titik. Munculnya efek ini pastinya sangat mengganggu foto yang Anda hasilkan. Banyak tips yang bisa Anda gunakan serta cara menghindari munculnya moire pattern di foto.

Tips Dan Cara Menghindari Munculnya Moire Pattern Di Foto

Salah satu tips dan cara menghindari munculnya moire pattern di foto adalah dengan cara melakukan pengaturan pada kamera dan lensa Anda. Dengan melakukan seting kamera dan lensa sejak awal, akan dapat mecegah munculnya efek moire pattern yang dapat menggangu hasil foto Anda . Namun jika foto yang Anda hasilkan sudah terlanjur memunculkan efek moire pattern, Anda tidak perlu khawatir karena Anda bisa menghilangkan atau mengedit foto tersebut dengan menggunakan program light room. Foto dengan efek moire pattern pastinya akan sangat menganggu terutama jika efek tersebut muncul pada objek baju seperti jas yang dipakai oleh subjek yang Anda ambil fotonya.

Banyak tips dan cara menghindari munculnya moire pattern di foto  yang bisa Anda praktikkan,  salah satunya adalah dengan melakukan pengaturan pada kamera dan lensa yang akan Anda pakai. Pertama-tama setelah Anda memotret segera periksa hasil foto Anda, jika foto Anda menghasilkan efek moire pattern Anda bisa mencegah dengan meggunakan pengaturan pada lensa atau kamera. Cara-cara tersebut diantaranya seperti ubah jarak atau ubah panjang focal kamera ke objek, ubah fokus ke area lain, ganti angle atau sudut pemotretan, serta gunakan bukaan kecil berkisar f/11 sampai f/16. Dengan mempraktikkan tips pengaturan kamera tersebut dapat mencegah foto yang Anda hasilkan terkena efek moire pattern yang menggangu dan mengurangi kualitas foto Anda.

Category: Kamera

Sekilas Tentang Fungsi Dan Cara Memakai Filter CPL

Fungsi Dan Cara Memakai Filter CPL

Fungsi Dan Cara Memakai Filter CPL – Banyak perlengkapan fotografi yang bisa Anda pakai untuk mendukung aktivitas fotografi Anda, salah satunya adalah filter CPL. Jika Anda belum familiar dengan fungsi dan cara memakai filter CPL, Anda tidak perlu khawatir karena cara pakai filter ini cukup mudah. Filter CPL digunakan untuk menghasilkan foto dengan kontras warna yang tinggi, biasanya digunakan untuk memotret foto landscape. Hasil foto yang dihasilkan kamera yang menggunakan filter CPL dengan yang tidak menggunakan filter CPL sangat berbeda terutama pada kontras warna. Foto dengan menggunakan filter CPL akan mempunyai kesan yang lebih dramatis sedangkan hasil foto tanpa filter CPL sangat datar dan tidak berdimensi.

Fungsi Dan Cara Memakai Filter CPL

Fungsi dan cara memakai filter CPL sangat gampang. Untuk memasang filter CPL pada lensa Anda tinggal memasanganya pada bagian depan lensa kemudian putar searah jarum jam atau berlawanan arah jarum jam untuk mendapatkan efek yang Anda inginkan. Filter CPL sangat mudah Anda dapatkan dengan harga yang lumayan terjangkau berkisar antara 300 ribu sampai 2 juta rupiah. Menggunakan bantuan filter CPL untuk memotret pemandangan atau lanscape akan menghasilkan foto yang bernilai seni tinggi. Terutama jika Anda memotret foto landscape yang mengandung objek awan. Foto yang dihasilkan berupa warna langit biru tua yang gelap dan sangat kontras dengan warna awan dan juga warna objek lain.

Selain untuk menghasilkan foto dengan perbedaan kontras yang bagus, fungsi dan cara memakai filter CPL juga digunakan untuk mengurangi pantulan dari kaca atau air saat Anda sedang memotret objek. Dengan menggunakan filter CPL maka foto yang dihasilkan akan lebih bersih dan tidak terdapat pantulan dari objek sekitar. Salah satu contoh memotret menggunakan filter CPL adalah ketika Anda memotret mobil. Menggunakan filter CPL maka akan menghasilkan foto mobil dengan kaca yang bersih tanpa pantulan dari objek sekitar mobil. Anda bisa menggunakan filter CPL untuk hunting foto landscape untuk menghasilkan foto dengan kualitas yang maksimal.

Category: Kamera
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!